Nisa, Asna Arumatin (2025) KERUSAKAN ALAM DALAM AL-QUR'AN (ANALISIS SEMIOTIKA MICHAEL RIFFATERRE). Masters thesis, IIQ An-Nur Yogyakarta.

[thumbnail of COVER_DAFTAR ISI] Text (COVER_DAFTAR ISI)
21202083_COVER_DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (834kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
21202083_BAB I.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (365kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
21202083_BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (309kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
21202083_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (531kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
21202083_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (815kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
21202083_BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (199kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
21202083_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (239kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
21202083_LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (118kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna kerusakan alam dalam Al-Qur’an melalui pendekatan semiotika Michael Riffaterre. Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam tidak hanya berbicara tentang ibadah ritual, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap fenomena sosial, termasuk isu lingkungan. Berbagai ayat yang memuat istilah seperti fasa>d, halaka, dan sa’a> menggambarkan realitas kerusakan yang terjadi di bumi, baik secara moral, sosial, maupun ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna mendalam dari ayat-ayat kerusakan alam dengan menafsirkan simbol-simbol linguistik yang terdapat dalam Al-Qur’an menggunakan teori semiotika Riffaterre. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka (library research) dengan teknik analisis deskriptif. Proses analisis dilakukan melalui empat tahapan utama dalam semiotika Riffaterre: pembacaan heuristik, pembacaan hermeneutik, hipogram, serta matriks dan model. Adapun ayat-ayat yang dianalisis meliputi Q.S Al-Baqarah: 205 dan 60, Q.S Al-A’raf: 56, serta Q.S Ar-Rum: 41. Hasil penelitin melalui empat tahap menunjukkan : pertama, pembacaan heuristik menjelaskan bahwa struktur gramatikal seperti huruf ‘atha>f, dhorof zaman, dan bentuk kalimat saling berkaitan dalam membentuk makna ayat secara mendalam. Kedua, pembacaan retroaktif mengungkap bahwa makna kerusakan tidak hanya terbatas pada lingkungan, tetapi juga mencakup dimensi fisik, moral, dan sosial, yang semuanya merupakan dampak dari perbuatan manusia yang dilakukan secara sadar, seperti merusak ekosistem dan menyalahgunakan karunia Allah. Ketiga, meskipun tidak memiliki latar belakang asbabun nuzul yang spesifik, ayat-ayat tersebut mengandung pesan universal berupa peringatan bagi umat manusia. Keempat, matriks utama dari analisis ini adalah konsep kerusakan akibat ulah manusia, dengan model berupa lafaz seperti fasād, halaka, dan sa‘ā yang mencerminkan bentuk kerusakan nyata. Sementara itu, varian yang dianalisis merujuk pada Q.S. Al-Baqarah: 11–12 yang secara jelas menggambarkan keterkaitan antara tindakan manusia dan dampaknya terhadap alam.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kerusakan Alam, Al-Qur’an, Semiotika, Michael Riffaterre
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Users 336 not found.
Date Deposited: 26 Aug 2025 08:17
Last Modified: 26 Aug 2025 08:17
URI: https://repository.nur.ac.id/id/eprint/1149

Actions (login required)

View Item
View Item