Khasanah, Nur (2019) PENDIDIKAN BIRRUL WALIDAIN PADA ANAK KORBAN PERCERAIAN ORANG TUA DI DESA SEGOROYOSO PLERET BANTUL. Masters thesis, IIQ AN NUR YOGYAKARTA.
![[thumbnail of BAB I]](https://repository.nur.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
1510930_COVER_BAB I.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
![[thumbnail of BAB II]](https://repository.nur.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
1510930_BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (781kB)
![[thumbnail of BAB III]](https://repository.nur.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
1510930_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (501kB)
![[thumbnail of BAB IV]](https://repository.nur.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
1510930_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (445kB)
![[thumbnail of BAB V]](https://repository.nur.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
1510930_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (416kB)
Abstract
Ide penelitian ini berawal dari pengamatan peneliti pada terjadinya perceraian yang semakin banyak dari tahun ke tahun dan itu terjadi di sekitar tempat tinggal peneliti dan ada juga yang masih ada hubungan kerabat dengan peneliti. Anak-anak merekalah yang akhirnya menjadi perhatian peneliti tentang kehidupan sehari-harinya. Hal yang lebih menarik lagi di Segoroyoso ini ada orang-orang beserta beberapa lembaga yang mau memperhatikan keadaan anak-anak tersebut dan memberikan pendampingan pendidikan Birrul Walidain. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek penelitiannya adalah kepala desa, guru sekolah, guru ngaji, orangtua, anak-anak korban perceraian dan sanak saudara dari anak korban perceraian yang selanjutnya akan dilanjutkan kepada tetangga anak tersebut. Untuk obyek penelitiannya adalah perilaku anak korban perceraian, pendampingan pendidikan birrul walidain pada anak korban perceraian dan faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambatnya. Untuk mengumpulkan data peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk menganalisis data peneliti menggunakan teknik menurut Seiddel yaitu mencatat, mengumpulkan dan berpikir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku anak korban perceraian pada mulanya belum baik sehingga diperlukan adanya pendampingan pendidkan birrul walidain. Pendidikan birrul walidain pada anak korban perceraian di Segoroyoso prosesnya berjalan disesuaikan dengan kondisi lingkungan masing-masing. Ada yang melalui pendampingan secara individual dan ada yang secara klasikal. Tempat pendampingannya ada yang di rumah, ada yang di sekolah dan ada yang di tempat mengaji anak. Sikap dari guru pendamping pendidikan di sini diantaranya adalah sabar, disiplin dan penyayang. Metode yang digunakan untuk pendampingan adalah metode ceramah, bercerita, tanya jawab, dan penugasan. Perilaku baik sebagai hasi dari pendampingan di sini diantaranya adalah berkata lembut dan sopan, mau mendoakan orangtua, tidak mencela orang tua dan berpamitan dahulu sebelum melakukan bepergian. Untuk melaksanakan pendampingan pendidikan birrul walidain ini mempunyai faktor pendukung yang lebih banyak daripada faktor penghambat sehingga perilaku anak korban perceraian ini baik meskipun ada beberapa anak yang perlu mendapat perhatian yang lebih.
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Pendidikan Birrul Walidain, Anak, Perceraian |
Subjects: | H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman L Education > L Education (General) |
Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Pendidikan Agama Islam |
Depositing User: | Admin Repository IIQ An Nur Yogyakarta |
Date Deposited: | 27 Jun 2024 09:47 |
Last Modified: | 27 Jun 2024 09:47 |
URI: | https://repository.nur.ac.id/id/eprint/345 |